RANGKUMAN MATERI BAB VII BAHASA INDONESIA

Teks Inspirasi


Pengertian Teks Inspiratif

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), inspirasi adalah ilham. Secara umum, pengertian teks inspirasi atau bisa juga disebut teks inspiratif adalah bahan tertulis yang digunakan sebagai media untuk mendapatkan ilham, ide, atau gagasan, yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan yang diharapkan.


 

Ciri-Ciri Teks Inspiratif

Teks inspirasi memiliki beberapa ciri, antara lain sebagai berikut:


1. Umumnya diangkat dari kisah nyata

Teks inspirasi umumnya diangkat atau diadaptasi dari kisah nyata seorang tokoh. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bahwa hal-hal positif yang terjadi dalam kisah tersebut. 


2. Memiliki tema tertentu

Selain kisah nyata, setiap bentuk tulisan teks inspiratif dapat dikembangkan dari satu tema tertentu menjadi kisah inspiratif yang menarik.


3. Memiliki judul yang menarik

Setiap teks inspirasi harus memiliki judul yang memudahkan pembaca mengidentifikasi tentang gambaran isi teks.


4. Memiliki alur yang menarik

Dalam teks inspiratif terdapat alur cerita yang memberikan pemahaman awal, inti, dan akhir cerita atau kisah. Oleh karena itu, teks inspirasi juga dapat disebut sebagai teks cerita karena adanya penggambaran urutan waktu kejadian yang dialami tokoh dari awal hingga akhir.


5. Bersifat naratif

Teks inspiratif tentunya bersifat naratif karena menguraikan urutan kejadian suatu peristiwa. Salah satunya dibuktikan dengan adanya alur cerita.


6. Ada tokoh inspiratif yang diceritakan

Pada teks inspiratif, terdapat tokoh cerita dengan beragam kisah hidup dan latar belakang yang dijadikan sebagai sumber inspirasi atau suri teladan bagi pembaca.


Pada umumnya, tokoh dalam cerita inspiratif adalah manusia yang menorehkan segudang prestasi, memiliki pengaruh terhadap dunia, hingga seseorang dengan keterbatasan fisik karena tekadnya untuk terus berkarya dan menggapai kesuksesan. 

 

Jenis-Jenis Teks Inspiratif

Teks inspiratif memiliki beberapa jenis, dan dikelompokkan berdasarkan sifat peristiwanya dan tokohnya. 


 1. Berdasarkan Sifat Peristiwa

Berdasarkan sifat peristiwanya, teks inspirasi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu nonfiksi dan fiksi.


a. Nonfiksi

Merupakan jenis teks inspiratif yang menceritakan peristiwa nyata seorang tokoh beserta latar sebenarnya.


b. Fiksi

Merupakan jenis teks inspiratif yang menceritakan kisah fiksi atau khayalan.


 2. Berdasarkan Tokoh

Berdasarkan tokohnya, teks inspiratif dibagi menjadi 3 jenis, yaitu teks inspirasi dengan tokoh orang terkenal, Sufi dan binatang.


a. Orang terkenal

Merupakan jenis teks inspirasi yang menceritakan kisah-kisah orang terkenal.


b. Sufi

Merupakan jenis teks inspirasi yang menceritakan tokoh-tokoh sufi atau ahli agama.


c. Binatang

Merupakan jenis teks inspirasi yang diwujudkan dalam bentuk cerita binatang atau fabel. 



Struktur Teks Inspirasi

Teks inspiratif juga memiliki struktur, yaitu abstraksi, orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. 


1. Abstraksi

Abstraksi merupakan gambaran tentang isi teks. Bagian pertama ini bersifat opsional, yang artinya pembaca boleh menulisnya ataupun tidak. 


2. Orientasi

Bagian ini berisi pengenalan tokoh dan latar, baik latar waktu, tempat, dan suasana. Biasanya, pengenalan tokoh terdapat pada paragraf pertama, sedangkan latar digambarkan pada paragraf pertama dan kedua.


3. Komplikasi

Komplikasi dipahami sebagai tahap kemunculan berbagai masalah. Dalam teks inspirasi sendiri, komplikasi berkaitan dengan hal-hal problematik yang dialami atau dilalui tokoh. Misalnya, kemiskinan atau pengangguran.


4. Resolusi 

Setiap tokoh inspiratif tentu saja memiliki beragam cara untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapinya. Hal ini dikategorikan sebagai resolusi, yaitu tahap penyelesaian masalah atau konflik.


5. Koda

Koda adalah tahap akhir dalam teks inspiratif yang berisi kesimpulan dari keseluruhan peristiwa, sehingga pada bagian ini, pembaca dapat memetik nilai-nilai atau pesan moral untuk diteladani dan direalisasikan dalam kehidupan. Bagian koda biasanya terdapat pada paragraf terakhir.



Kaidah Kebahasaan Teks Inspiratif

Teks inspiratif memiliki beberapa kaidah kebahasaan antara lain sebagai berikut:

 


1. Menggunakan kata ekspresif

Teks inspiratif umumnya menggunakan kata-kata ekspresif yang menggambarkan emosi tokoh, seperti menggambarkan perasaan simpati, empati, kepedulian, dan perasaan pribadi tokoh.


2. Menggunakan kalimat deskriptif

Teks inspiratif umumnya menggunakan kalimat deskriptif, yaitu kalimat yang berisi penggambaran atau pemaparan secara rinci mengenai suatu objek.


3. Menggunakan konjungsi

Teks inspiratif umumnya menggunakan konjungsi yang menyatakan:


Penjumlahan → dan

Waktu → ketika, tatkala, pada, sewaktu, seraya

Simpulan → jadi, oleh karena itu, dengan demikian

Pemilihan → atau

Harapan → agar, supaya

 


4. Menggunakan majas

Teks inspirasi umumnya menggunakan majas, antara lain:


Majas hiperbola → majas yang menyatakan ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal.

Majas metafora → majas yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda.

Majas personifikasi → majas yang menggambarkan benda mati seolah-olah hidup dan bersikap seperti manusia.

Comments